Jangan gunakan joki jika tidak ingin gagal ujian skripsi

Jika menggunakan joki bisa kena sanksi berat

Kebanyakan orang yang gagal sidang skripsi karena ketahuan skripsinya dikerjakan oleh orang lain. Jadi jangan sekali-sekali skripsi anda dikerjakan orang lain apalagi menggunakan joki, atau jasa pembuatan skripsi.

Dosen penguji telah memiliki pengalaman yang cukup ketika menguji mahasiswa sidang skripsi. Jadi mereka cukup memiliki pengetahuan untuk membedakan mana skripsi yang dikerjakan sendiri dan mana skripsi yang menggunakan joki.

Sekalipun mahasiswa yang ujian telah hafal seluruh kata yang ada di dalam skripsi, namun jika menggunakan joki skripsi, mahasiswa tidak akan tahu bagaimana proses skripsi tersebut dibuat. Hal inilah yang menjadi gerbang dosen penguji untuk mengetahui apakah skripsi dikerjakan sendiri atau dikerjakan oleh orang lain.

Proses pembuatan skripsi itu yang kadang ditanyakan oleh dosen penguji. Misalkan dengan pertanyaan, “ Jelaskan bagaimana proses kamu mengerjakan skripsinya?” Dimulai dari pertanyaan ini, mahasiswa yang menggunakan joki akan mulai masuk ke dalam perangkap dosen penguji. Selanjutnya bisa dipastikan akan ketahuan, meskipun Mahasiswa memiliki kemampuan komunikasi sebagus apapun.

Jadi itu adalah aturan pertama, jangan sampai menggunakan joki. Kerjakan saja semampu kamu dengan arahan dosen pembimbing. Jika menggunakan joki bukan saja tidak lulus, tapi menghadapi sanksi berat. Jika ketahuan, mahasiswa harus melewati prosedur-prosedur yang rumit. Anda bisa mempelajari UU Sisdiknas agar lebih memahaminya, yang jelas setiap perbuatan akan ada konsekuensinya.

Namun ada beberapa kelonggaran jika skripsi kita ada bantuan pihak lain. Bantuan dalam skripsi yang masih dalam tahap toleransi biasanya berkaitan dengan pembuatan produk yang begitu rumit. Misalkan saja jurusan Teknik Mesin, jadi selain membuat skripsi mereka juga harus membuat sebuah produk. Untuk membuat mesin butuh peralatan bengkel yang memadai, kadangkala tidak bisa dilakukan oleh seorang diri jadi boleh mendapatkan bantuan dari bengkel-bengkel yang fasilitasnya memadai. Namun perlu diperhatikan bahwa harus jujur jangan mengklaim pekerjaan orang.

Tapi tetap perhatikan aturan di kampus anda, jangan sampai jurusan Tata Boga tapi masakannya pesan. Jangan sampai jurusan Kedokteran Gigi, tapi giginya pesan di tukang ahli gigi. Tanyakan kepada dosen pembimbing mana bagian yang boleh dibantu, dan mana bagian yang harus dikerjakan sendiri.

Jika ada bantuan dari pihak ketiga yang tidak dapat dihindari, mau tidak mau anda harus mencantumkannya secara jujur dalam ucapan terima kasih pada kata pengantar atau bagian khusus. Isinya harus menjelaskan bahwa ada bantuan dari pihak ketiga, terkait pembuatan produk untuk skripsi. Pembuatanya juga harus jelas, peran Anda apa? Peran orang yang membantu Anda apa? Itu semua harus ditulis secara gamblang.