Skripsi IT/SI: Akui kesalahan jika penguji menanyakan kenapa ada fitur hapus pengguna?

Jangan pernah menambahkan fitur delete pada data pengguna yang memiliki relasi dengan tabel transaksi

Khusus anak IT/Sistem Informasi yang skripsinya membuat aplikasi, hati-hati ketika penguji menanyakan adanya fitur hapus pengguna. Kenapa demikian? Karena jika pengguna dihapus maka transaksi yang berkaitan dengan pengguna tersebut akan terganggu. Ini sederhana tapi jarang disadari oleh anak IT maupun sistem informasi.

Misalkan saja skripsinya membuat sistem akademik kampus, sekolah, maupun pondok pesantren. Dalam sistem informasi tersebut terdapat fitur transaksi yang berelasi dengan pengguna, misalkan seperti pembayaran SPP. Jika pengguna dihapus, maka secara otomatis data transaksi juga akan hilang. Karena itu haram hukumnya untuk menghapus pengguna pada sistem yang memuat transaksi.

Selain itu juga pada sistem presensi perlu diperhatikan. Karena sistem presensi berkaitan dengan data pengguna, jangan sampai ketika data pengguna dihapus kemudian data persennya jadi hilang. Akan sangat berbahaya jika tidak ada data arsipnya juga.

Seringkali kondisi ini tidak disadari karena rata-rata project mahasiswa dalam setiap itemnya membuat CRUD (Create, Read, Update, Delete). Padahal tidak semua item memerlukan CRUD. Hati-hati membuat fungsi delete pada data yang berelasi, pastikan dahulu aman.

Kebanyakan fitur CRUD pada framework-framework tertentu akan aktif seluruhnya secara default. Maka dari itu kita perlu menonaktifkan fitur-fitur yang tidak digunakan. Kita bisa menonaktifkan fitur delete pada framework-framework seperti xCrud, DataTable, maupun framework lainya.

Hal yang bisa dilakukan ketika memang memerlukan fitur delete namun ada tabel transaksi yang berelasi, sebaiknya gunakan soft delete. Soft delete ini hanya terhapus dari tampilannya tapi datanya masih tetap ada dalam database, jadi sistem masih tetap menyimpan catatan transaksinya.

Selain itu coba perhatikan fitur update, pastikan yang dapat mengakses update adalah rule yang memiliki wewenang untuk melakukannya. Jangan sampai user biasa dapat meng-update user admin ini, sangat fatal karena sistem bisa diambil alih atau dibajak.

Ketika sidang skripsi penguji menemukan kesalahan yang fatal dan masuk di logika, jangan ragu untuk berterima kasih atas sarannya. Kemudian sampaikan bahwa akan melakukan perbaikan segera. Pastikan dosen penguji menganggap kamu mau menerima kritik dan saran. Karena kadang penilaian skripsi tidak hanya seberapa bagus aplikasi yang pernah kamu buat tapi juga bagaimana kamu menanggapi kritik atau saran dari pengguna sistem.

Contoh menjawabnya seperti ini, “Terima kasih Pak/Ibu penguji atas masukannya, sangat bermanfaat untuk saya karena membuka pikiran saya yang belum terpikirkan sebelumnya. Kedepannya sistem ini akan saya perbaiki dengan menghapus fitur hapus permanen pada data pengguna yang digunakan pada tabel yang berelasi. Sekali lagi terima kasih.”